Cara Mengatasi Laptop yang Lemot Pada Windows 10

Cara Mengatasi Laptop yang Lemot Pada Windows 10

Laptop yang sudah tidak menunjukkan performa terbaik nya bisa dikarenakan oleh berbagai faktor seperti usia yang cukup lama, atau cara penggunaan yang sudah mencapai batas maksimum.

Cara terbaik agar laptop tidak lemot dapat Anda lakukan sendiri tanpa harus ke rental komputer. Yang dapat Anda lakukan adalah dengan meminta bantuan sahabat terdekat atau famili yang mengerti tentang laptop.

Beberapa kendala umum yang terjadi adalah proses melakukan aktivitas atau ketika membuka aplikasi, akan melambat, bahkan tidak jarang laptop terjadi not responding (sistem tidak merespon) sehingga kinerja laptop pun melambat dan mungkin saja bisa membuat suhu komponen laptop panas.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Tanpa Install Ulang

1. Uninstall Aplikasi yang Tak Terlalu Penting

Cara mengatasi laptop lemot karena terlalu banyak aplikasi bisa dilakukan dengan uninstal beberapa aplikasi yang tidak pernah atau jarang digunakan.

Coba seleksi mana saja aplikasi yang jarang terpakai. Anda bisa cek juga aplikasi yang tidak sengaja terinstall ketika sedang melakukan browsing, lalu ketika melakukan download konten dari website tertentu, atau pada saat melakukan install.

Pakai aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan saja, karena sangat sayang jika sampai memori penuh karena aplikasi yang sering menganggur. Ini merupakan cara agar laptop tidak lemot yang cukup mudah, karena Anda tidak perlu menggunakan software atau teknik khusus.

👉 Trending :  Begini Fitur Terbaru Oppo Reno 7 z 5g Harga dan Spesifikasi | Simak!

Malah Anda justru mengurangi beban memori laptop dengan menghapus aplikasi dan software yang tidak diperlukan, yang menyebabkan Laptop menurun kinerjanya.

2. Gunakan dan Install Aplikasi Sesuai Kebutuhan

Cara paling ampuh ialah dengan melakukan tindakan uninstall pada aplikasi yang tidak perlu atau yang jarang di gunakan.

Biasanya aplikasi yang tidak perlu ini tidak sengaja terinstall ketika sedang browsing di internet dan juga melakukan download content dari situs tertentu yang ternyata secara tidak di sadari malah memasang aplikasi yang tidak kita butuhkan sehingga menambah beban buruk pada memori laptop.

3. Hentikan Aplikasi Startup Laptop dengan End Task

Startup merupakan suatu saat dimana laptop mulai melakukan aktivitas di dalam sistem. Biasanya ketika startup sedang berjalan, seperti antivirus dan aplikasi berat lainnya. Diusahakan jangan terlalu banyak aplikasi yang berjalan di startup, karena hal ini akan menyebabkan aplikasi tersebut akan berjalan di layar, yang akibatnya akan memakan ruang memori dari RAM menjadi lemot.

Menjalankan banyak aplikasi di desktop juga bisa menjadi penyebab lain kenapa laptop Anda menjadi lamban. Bila Anda menggunakan laptop dengan spesifikasi dewa, maka hal ini tidak akan menjadi masalah buruk.

4. Gunakan Aplikasi Sesuai Spesifikasi Laptop

Terlalu memaksakan kinerja RAM (Random Access Memory) dengan menjalankan aplikasi secara bersamaan juga menjadi salah satu penyebab laptop lambat. Contoh seperti, ketika kita sedang bermain games sambil mendengarkan musik secara bersamaan.

Padahal tanpa di sadari, pemrosesan games saja sudah berat, tapi masih ditambah dengan mendengarkan alunan musik.

Anda juga bisa mengaktifkan fitur taskmanager untuk mengontrol penggunaan kapasitas RAM pada saat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus. Tentu hal tersebut menjadi penyebab laptop menjadi lemot dan banyak menguras baterai.

5. Upgrade Kapasitas RAM Menjadi Lebih Tinggi

Penggunaan RAM yang berlebihan juga merupakan salah satu penyebab lemotnya laptop. Biasanya hal ini terjadi ketika pengguna terlalu banyak membuka aplikasi yang berat dalam sekali running, seperti bermain games, Youtube sekaligus membuka aplikasi lainnya. Tentu hal ini akan menyebabkan laptop menjadi sangat lambat apalagi dengan laptop spesifikasi rendah.

👉 Trending :  Cek Sekarang juga! Trend Hp Samsung Mid Range Terbaik 2022

Maka dari itu, lakukanlah pembersihan RAM komputer dengan menutup aplikasi atau dengan menggunakan task manager secara berkala guna mengurangi beban kinerja laptop serta tidak menguras baterai terlalu cepat.

6. Mengganti Penyimpanan HDD ke SSD Terbaru

Berikutnya salah satu penyebab laptop lemot atau lambat ialah karena laptop masih menggunakan hardisk HDD yang memiliki kecepatan data relatif lambat. Solusi terbaik saat ini, sebaiknya mengganti penyimpanan Harddisk di laptop ke penyimpanan SSD terbaru.

Cara membuat laptop tidak lemot ini dijamin ampuh, karena akan membantu proses booting dan mengolah sistem jauh lebih cepat serta mampu membuat kinerja laptop menjadi lebih rensponsif.

Memang, harus diakui sejak hadirnya SSD ini hadir dengan harga yang cukup mahal, Akan tetapi jika ingin laptop menjadi tidak lemot, cara ini sangat bisa di sarankan.

7. Rutin Membersihkan Bagian Dalam Laptop

Pembersihan secara rutin bagian dalam laptop sangat penting untuk dilakukan. Selama lebih dari 1 – 3 tahun, laptop bisa saja kemasukan berbagai macam jenis kotoran debu dan juga material halus lainnya, yang dapat menyebabkan laptop menjadi cepat panas dan pada akhirnya menjadi lambat.

Karena itu, perlu dilakukan pembersihan pada bagian dalam laptop, agar paling tidak mengurangi kinerja pada laptop di masa akan datang.

8. Melakukan Pembersihan Drive C

Layaknya manusia, jika laptop sudah berusia tua, biasanya di atas 3 tahun, kinerjanya pasti akan menurun. Untuk itu, salah satu solusinya adalah melakukan pembersihan drive C.

Lakukan juga uninstall untuk semua program dan juga aplikasi yang dianggap memberatkan kinerja laptop untuk meningkatkan kinerjanya. Cara membuat laptop tidak lemot ini termasuk salah satu yang paling mudah dan pada umumnya berhasil.

👉 Trending :  Cara Menjadi Youtuber Pemula Sukses

9. Tempatkan Laptop Dengan Tepat

Perhatikan juga tempat yang akan kita gunakan saat bekerja di depan laptop. Jangan meletakkan laptop di atas kasur atau tempat yang empuk saat laptop dalam keadaan hidup. Suhu udara panas pada laptop tidak akan keluar karena rongga-rongganya tertutup.

Carilah tempat yang permukaannya keras, dengan begitu laptop akan memiliki rongga keluarnya udara meskipun sedikit. Selain dari pada itu menjadikan suasana yang nyaman akan membuat aktivitas lancar.

10. Gunakan Cooling Pad untuk Sirkulasi Udara

Untuk menjaga suhu laptop dan melancarkan sirkulasi udara sebaiknya gunakan cooling pad agar tidak mudah panas. Kenapa harus? CoolingPad sangat berguna untuk menstabilkan udara panas yang dihasilkan dari kinerja hardware laptop tetap stabil.

Dengan suhu laptop yang telalu panas (Over Heat), tentu membuat kemungkinan laptop menjadi lambat menjadi semakin besar.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan vacuum cooler untuk menyedot keluar udara panas di dalam laptop. Alat ini juga sangat membantu menjaga suhu laptop pada saat bekerja dirumah.

11. Langkah Terakhir Reset Sistem Operasi Windows

Usia laptop yang sudah lama digunakan tidak hanya mempengaruhi kinerja hardware saja, Tetapi juga software. Salah satu yang paling sering berpengaruh adalah operating system (OS) Windows.

Jika Windows sudah eror, maka kinerja sistem menjadi tidak optimal dan mudah crash. Bila sudah terlalu parah, sangat di sarankan untuk mereset atau install ulang Windows Anda dengan versi terbaru.

Tetapi, kalau Anda tertarik bisa mengganti Windows ke OS lain yang lebih ringan dan open source, seperti Linux, ada banyak OS berbasis Linux yang beredar saat ini, tinggal Anda pilih sesuai kebutuhan.

Memang, harus diakui kalau kenyataannya Windows jauh lebih mendukung produktifitas dengan banyaknya fitur yang tertanam saat ini. Akan tetapi paling tidak peralihan sistem operasi ini akan membuat kinerja laptop jauh lebih baik.